Showing posts with label mati. Show all posts
Showing posts with label mati. Show all posts

Wednesday, July 13, 2011

Jarang Sekali

Lari dari kebiasaan akan menimbulkan kejanggalan.....




Di bangkitkan dengan peristiwa panas negara dengan isu demokratik negara yang tidak pernah habisnya sejak dulu hingga kini.fitnah itu bagaikan satu cerita nyata yang menjatuhkan kebenaran.si gadis jarang sekali melontarkan kata tentang politikus negara apa lagi mahu duduk bersama membincangkannya.hingga bersih menjadi isu si gadis seakan baru tersedar dari lenanya yang panjang.

"politik.....aku masih berdendam dengan politik!"

kata si gadis sambil matanya tidak lepas dari pandangan kaca tv,ada senyum sinis di hujung bibir mekar itu.nyatanya si gadis masih tidak dapat melupakan dendam lamanya terhadap dunia hipokrasi itu.saat aku duduk di sebelahnya si gadis merapati dan menyandarkan kepalanya ke bahu aku.rambut hitam keperangan asli yang tidak pernah di cemari dengan kimia itu ku usap lembut.si gadis membiarkan dia senang begitu.

"aku tidak pernah percayai sesiapa dalam dunia politikus ini.hanya melainkan ada di antara mereka yang mampu menghidupkan kembali nyawa yang telah mati.datang dan hadap depan aku jika berani!"

tegas kata-kata itu nyata ini bukan sekadar omong kosong dari seseorang yang pernah di lukai satu tika dulu.si gadis masih marah dia masih berdendam itu peristiwa bertahun dulu yang tidak pernah di lupakan.si gadis biar pun nampak tenang,ada kalanya boleh berubah menjadi sang singa yang ganas.akan membaham bila-bila masa tanpa belas.



Thursday, May 26, 2011

Bicara Mati

Sekilas ku pandang matanya dapat ku tangkap punya maksud yang berjuta.melahirkan pelbagai warna dan cerita,dia lah si gadis penuh misteri di sebalik jelingan mautnya yang punya sisi kisah yang berbeda.




Masih meneruskan langkah sisa hidupnya yang hampir saja di tinggalkannya.meneruskan rutin seperti biasa dan sesekali kedengaran hela keluhnya tanda lelah atau mungkin juga sebenarnya sedang mahu melepaskan perasaan yang di pendamnya.Semalam adalah sejarah,dan hari ini adalah permulaan barunya dan hari esok biar Esa yang menentukannya.Selepas yang berlaku,si gadis lebih banyak menyibukkan dirinya dari hal-hal yang berkaitan dengan hati.Tapi sesekali masa terluang itu aku dapat lihat si gadis curi-curi duduk di tepi tebing itu sambil merenung langit.seakan mengharapkan ada sesuatu yang jatuh untuknya sebagai hadiah atau mungkin juga sebagai imbuhan terhadap pengorbanan yang di lakukannya tempoh hari.Bukan senang nak cari kepuasan dalam hidup.makin di cari makin menjauh sesekali tangan terlepas dapat di raih pun masih bisa berkata belum cukup.ah,hati manusia itu mana pernah berasa puas dengan nikmat hidup.


Monday, May 23, 2011

Lepaskan

Melepaskan apa yang pernah menjadi milikmu.biarkan ia pergi menjauh terbang dan hilang di balik awan tebal yang memutih.




Semalam si gadis meletakkan satu keputusan di tengah-tengah garisan hidupnya.itu entah kali ke berapa dia mengubah hasrat hatinya dari impian kepada kenangan.semalam sebelum semalam si gadis begitu gembira dengan jalan hidup pilihannya.akhirnya di sudah temui pelangi hidupnya cita-cita dan harapan yang di kejarnya.tetapi selepas semalam semua hilang dalam sekelip mata hilang dan hanya menjadi kenangan yang tak akan mungkin akan terulang.selepas beberapa hari si gadis bertarung mempertahankan nyawa yang satu itu.merasa saat-saat maut itu berada di depan matanya.saat itu yang memenuhi fikirannya adalah mati.dan untuk hari ini dia terselamat dari maut kembali menyedut udara Tuhan kembali menikmati kembali sisa hidup yang di tinggalkannya.di mana setiap saat dia berkira-kira andainya malam itu adalah malam terakhir dia melihat dunia bagaimana? maka di saat dia di beri kesempatan untuk hidup kembali,dia terpaksa memilih salah satu di antara dua kehidupan.merelakan atau terus mengejar,dan dia memilih untuk melepaskan."mungkin itu bukan rezeki untuk aku" ringkas saja jawapan yang di beri saat pesanan ringkas itu di hantar kembali.